// <![CDATA[RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAUAN ARUS BOCOR ISOLATOR DAN PARAMETER LINGKUNGAN BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) MIKROKONTROLLER ESP32]]> MOCHAMAD SEPTONI FAUZI/112016052 Penulis DR. Waluyo,S.T.,M.T Dosen Pembimbing 1
Untuk mengetahui arus bocor isolator yang dipengaruhi parameter lingkungan, diperlukan pengukuran secara realtime berbasis IoT (Internet of Things), hal ini isolator lebih banyak dipasang di lokasi khusus yang jauh dari jangkauan manusia. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dilakukan rancang bangun sistem pengukuran untuk mengetahui arus bocor isolator bahan silikon rubber, resin epoksi, porselin, dan gelas dengan parameter lingkungan berbasis IoT secara cloud selama 30 hari dengan interval pengiriman data 5 menit sekali. Sistem yang akan dirancang yaitu terdiri dari mikrokontroller ESP32 yang terdapat wifi radio reciver dan sensor-sensor ADS1115 untuk pengukuran tegangan, SHT20 untuk pengukuran temperatur dan kelembaban, BH1750 untuk pengukuran intensitas cahaya, PMS7003 untuk pengukuran polutan PM2.5, dan rain gauge tipping bucket untuk pengukuran intensitas hujan, kemudian sebuah applet IFTTT sebagai otomatisasi data sensor ke webserver google spreadsheet. Setelah dilakukan perancangan dan kalibrasi tiap sensor, dilakukan pengujian hasil pengukuran dan dibandingkan dengan alat ukur acuan sehingga akan didapatkan performa setiap sensor yang dipakai. Hasil pengukuran data dapat dipantau dimana dan kapan saja melalui PC maupun smartphone yang terhubung ke jaringan internet. Dari perancangan sistem menunjukkan bahwa pengukuran arus bocor, temperatur, kelembaban, intensitas cahaya, dan intensitas hujan dapat dilakukan dengan baik namun untuk sensor polutan PM2.5 membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui performa sensor-sensor yang digunakan. Kemudian, hasil analisis menunjukkan bahwa hujan dan kelembaban yang paling mempengaruhi besar arus bocor yang terjadi dengan nilai korelasi 0,3 s/d 0,5.