<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11718">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI DAN MITIGASI TEMPORARY OVER VOLTAGES PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV BANDUNG UTARAPADALARANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIYAN INDRA LAKSONO/112017007</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Elektro]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tegangan lebih sementara merupakan fenomena tegangan lebih yang terjadi pada
waktu 10ms hingga 1s. Gangguan hubung singkat umumnya menjadi penyebab
fenomena ini. Tegangan lebih sementara sangat berbahaya apabila dibiarkan,
terutama akan sangat membahayakan terhadap peralatan tegangan tinggi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku atau karakteristik dari tegangan
lebih sementara dan dampaknya terhadap peralatan tegangan tinggi, serta
memberikan mitigasi terhadap tegangan lebih sementara tersebut. Penelitian ini
dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi pada software ATPDraw
terhadap standar operasi, serta melakukan pembandingan beberapa kasus simulasi
terhadap perhitungan manual sebagai pembuktian bahwa hasil simulasi adalah
benar. Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software ATPDraw
diketahui bahwa hubung singkat satu fasa (fasa R) ke tanah dan hubung singkat dua
fasa (fasa R – fasa S) ke tanah merupakan jenis hubung singkat yang dapat
mengakibatkan tegangan lebih sementara dengan nilai kenaikan tertinggi 17,15%
terhadap tegangan operasi dalam harga maksimum satu fasa ke tanah, yaitu
122,11kV. Dan nilai tersebut berada pada toleransi tegangan saat pengoprasian
peralatan. Akan tetapi, berdasarkan gangguan akibat hubung singkat satu fasa (fasa
R) ke tanah dan hubung singkat dua fasa (fasa R – fasa S) memiliki nilai TOV lebih
dari 10% terhadap tegangan nominal. Sehingga harus dilakukan mitigasi agar
sistem tetap berjalan secara optimal. Mitigasi yang dapat dilakukan yaitu dengan
memasangkan komponen atau peralatan yang bersifat induktif pada fasa yang
mengalami fenomena TOV. Mitigasi yang dilakukan yaitu dengan penambahan
komponen induktor dapat menurunkan nilai TOV menjadi normal kembali.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1381EL]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1381EL/21]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1381EL/21]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[11718]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-11-09 09:59:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-11-09 10:41:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>