// <![CDATA[KAJIAN PENINGKATAN KAPASITAS SUNGAI CIMANDE SEBAGAI PENGENDALI BANJIR WILAYAH RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG KABUPATEN SUMEDANG]]> Ir. Winskayati, Sp.I. Dosen Pembimbing 1 Arief Fadillah/222012130 Penulis
Terjadinya banjir di suatu daerah merupakan fenomena alam yang terjadi akibat luapan air sungai atau kelebihan air pada suatu sarana penampungan. Salah satu wilayah yang kerap terjadi banjir terletak di wilayah Rancaekek dimana pada wilayah tersebut terdapat aliran Sungai Cimande yang memiliki panjang 26,79 km2 melewati wilayah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung dengan debit sungai 12 m3/dtk. Banjir pada lokasi kajian terjadi hampir setiap tahunnya. Hal ini terjadi akibat penurunan nilai tata guna lahan dan pendangkalan sungai pada wilayah tersebut. Adapun tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui besaran debit banjir dengan analisis data curah hujan harian rencana yang berada pada wilayah kajian dengan Metode Der Weduwen. Dari analisis data dihasilkan: debit banjir 20 tahun sebesar 53,824 m3/dtk; dimensi sungai b=6 m, h=4 m, m=2, dimensi gorong-gorong b=8,6 m, h=4,3 m; serta pengerukan sedimentasi pada gorong-gorong. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa perubahan tata guna lahan yang terjadi pada wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung menyebabkan tidak terkendalinya volume limpasan aliran permukaan yang mana hal ini dapat ditanggulangi dengan cara meningkatkan kapasitas sungai, evaluasi dimensi gorong-gorong serta pengerukan saluran pada lokasi.