// <![CDATA[REKOMENDASI PERBAIKAN STEEL LINER CONDUIT PADA DRY DAM]]> Tri Sigit Purwanto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ALKAUTSAR SAKTI NABILA /122015096 Penulis
Dry dam atau bendungan kering adalah bendungan yang dibangun untuk mengontrol banjir dengan membiarkan aliran sungai mengalir dengan bebas selama kondisi normal. Conduit merupakan suatu struktur berbentuk terowongan yang berfungsi untuk mengalirkan air dari bendungan ke sungai di hilir bendungan. Pada desain ini, conduit dilengkapi pintu di ujung hulu yang berfungsi mengendalikan debit keluar sesuai dengan debit yang masuk ke waduk. Conduit berupa struktur beton bertulang K300 berpenampang persegi dengan ketebalan struktur 1 m baik dinding, lantai maupun atap. Di bagian dalam penampang diberikan lapis anti-abrasi (steel liner) yang berfungsi untuk mencegah tergerusnya lapisan beton selama usia gunanya. Komponen yang mengalami kerusakan adalah lapisan anti-abrasi yang mengalami lendutan. Sehingga penyebab kerusakan ini perlu dikaji. Kajian yang dilakukan meliputi analisis kerusakan pada steel liner yang mengalami kerusakan. Tegangan maksimum yang terjadi pada steel liner segmen 32 adalah sebesar 2,566