// <![CDATA[ANALISA PENGARUH VARIASI SUDUT PAHAT HSS TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA MATERIAL ST-37]]> 0422067202 - Dedy Hernady, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1 MOCHAMAD RENALDI /122015147 Penulis
Dalam industri manufaktur proses pemesinan merupakan salah satu cara untuk menghasilkan produk dalam jumlah banyak dengan waktu relatif singkat. Dalam pekerjaan bubut, peralatan utama yang digunakan untuk pekerjaan tersebut adalah pahat bubut. Agar dapat memotong dengan baik, pisau bubut perlu adanya sudut potong, sudut geram dan sudut bebas sesuai ketentuan yang semua ini disebut dengan istilah geometri pahat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah baja ST 37. Yang mempunyai diameter 32 mm dan panjang 200 mm. Kemudian dilakukan proses pembubutan dengan variabel bebasnya adalah jenis pahat High Speed Steel (HSS), variasi sudut potongnya yaitu 67°, 62° dan 57°, kedalaman pemakanan 1 mm, kecepatan spindel 290 rpm dari perhitungan, gerak makan/ feeding 0,25 f/putaran. Setelah proses pembubutan benda kerja di uji tingkat kekasaran permukaannya dengan alat surfest roughness tester.