// <![CDATA[ANALISA KERUSAKAN STEEL LINER CONDUIT PADA DRY DAM]]> Tri Sigit Purwanto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 YUDHI YUDISTIRAWAN /122015156 Penulis
Dry dam atau bendungan kering adalah bendungan yang dibangun untuk mengontrol banjir dengan membiarkan aliran sungai mengalir dengan bebas selama kondisi normal. Conduit merupakan suatu struktur berbentuk terowongan yang berfungsi untuk mengalirkan air dari bendungan ke sungai di hilir bendungan. Pada desain ini, terdapat conduit yang dilengkapi pintu di ujung hulu yang berfungsi mengendalikan debit keluar, sesuai dengan debit yang masuk ke waduk. Conduit berupa struktur beton bertulang K300 berpenampang persegi dengan ketebalan struktur 1 m baik dinding, lantai maupun atap. Di bagian dalam penampang diberikan lapis anti abrasi (steel liner) yang berfungsi untuk mencegah tergerusnya lapisan beton selama usia gunanya. Komponen yang mengalami kerusakan adalah lapisan anti abrasi yang mengalami lendutan. Sehingga penyebab kerusakan ini perlu dikaji. Kajian yang dilakukan meliputi analisis kerusakan pada steel liner yang mengalami kerusakan. Hasil Analisa flow simulation pada segment 32 di dapatkan nilai tekanan relatif sebesar -52208,42 Pa, kecepatan air 23,581