// <![CDATA[PERANCANGAN IDENTITAS KIMO CLOTHING]]> Eka Noviana, S.Sn FIFIE SILMI ZAKIYAH / 33-2004-112 Penulis
Semakin dewasa seseorang disertai dengan kemajuan tingkat kehidupan, kebutuhan manusia mengalami perkembangan, mulai dari makanan yang bervariasi, rumah yang besar dan mewah serta pakaian yang beragam mode dan accesoriesnya. Yang paling terlihat perkembangannya saat ini adalah pada kebutuhan sandang atau yang sering disebut dengan pakaian. Banyak industri yang berkecimpung pada kebutuhan ini, tidak hanya untuk kebutuhan orang dewasa tetapi untuk kebutuhan anak pun sudah mulai bermunculan. Orang tua sekarang ini lebih kritis dalam memilih pakaian untuk anaknya, bukan hanya memilihkan pakaian yang pantas saja tetapi pakaian yang memiliki unsur edukasi didalamnya. Hal tersebut menjadi peluang bagi KIMO untuk menyediakan kebutuhan tersebut. Namun pada kenyataannya dalam membangun sebuah brand tidak hanya pandai dalam memenuhi kebutuhan konsumen saja tetapi sebuah brand pun harus pandai menarik perhatian konsumen melalui identitas yang tercermin dalam sebuah visual image sebagai komunikasi antara brand dan konsumen yang akan dapat menjadi suatu penawaran yang unik. Dalam hal ini sayangnya KIMO belum dapat memenuhinya. Identitasnya yang belum kuat dan juga perbedaan dengan kompetitor yang tipis. Mulai dari logo hingga pengaplikasiannya yang belum tepat sasaran sehingga citra yang diinginkan tidak tersampaikan dengan baik. Metodelogi kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan juga menggunakan analisis ”Brand Sense” dari Marc Gobe untuk dapat menemukan permasalahan-permasalahan yang ada. Identitas yang kuat dapat diwujudkan melalui tiga elemen penting yang memiliki kesatuan, yaitu; Nama, Simbol dan warna. Maka dari itu, tujuan dari Tugas Akhir ini adalah merancang identitas KIMO dengan berpatokan dari tiga elemen penting identitas dan Brand Sense. Dengan menggunakan pendekatan karakteristik anak melalui analogi anak ayam, diharapkan identitas KIMO dapat menjadi sebuah brand yang kuat dan berbeda dengan kompetitor lainnya.