// <![CDATA[ANALISA KEGAGALAN SECONDARY SUPERHEATER TUBE PADA PLTU BATUBARA KAPASITAS 600 MW]]> 0409056902 - Prof. Meilinda Nurbanasari, ST. MT. Ph.D. Dosen Pembimbing 1 0401098806 - Alfan Ekajati Latief, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 ALDI MUHAMMAD / 122015081 Penulis
Boiler adalah elemen penting dalam pembangkit listrik. Performa buruk dan kegagalan yang terjadi secara berulang pada boiler adalah masalah yang sangat umum. Salah satu komponen penting pada boiler adalah superheater tube. Kegagalan – kegagalan umum yang terjadi pada tube yang dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain creep, korosi erosi, thermal fatigue, thermal stress, dan lain – lain. Kegagalan pada superheater tube dapat dilihat dari beberapa kasus seperti pertumbuham void pada struktur mikro, creep pada permukaan tube. Dari hasil pengamatan terhadap tube yang mengalami kebocoran, terjadi pertumbuham voids pada struktur mikro pada daerah yang mengalami kebocoran sehingga dapat disebut juga creep thick lip rupture. Penelitian yang akan dilaksanakan dalam kesempatan kali ini yaitu menganalisa penyebab bocor dari superheater tube dan penanggulangannya agar tidak terjadi hal yang sama di waktu yang akan datang. Beberapa pengujian yang dilakukan antara lain, pengujian kekerasan, pengukuran ketebalan dinding tube, penguian struktur mikri, SEM dan uji komposisi kimia. Hasil dari pengujian didapatkan data bahwa material yang digunakan sudah memenuhi standar, terdapat penipisan pada dinding tube, dan pada struktur mikro terlihat void. Dari parameter yang didapat disimpulkan bahwa creep menjadi penyebab utama. Untuk menghindari terjadi kegagalan serupa diperlukan peningkatan maintenance ketika waktu penggunaan tube sudah melewati 20 tahun.