MENSOSIALISASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG KEPADA ANAK-ANAK DENGAN MEDIA FILM DOKUMENTER
Perkembangan zaman yang semakin modern membuat permainan layang-layang kini kian tersisih sebagai permainan dikalangan anak-anak perkotaan. Diantara dari mereka bahkan tidak mengenal apa itu permainan layang-layang. Pasalnya layang-layang merupakan warisan kebudayaan leluhur yang semestinya harus terus dilestarikan keberadaannya, terutama oleh para anak-anak di nusantara. Dengan pengamatan yang dilakukan secara mendalam maka diketahui bahwa sangat minimnya sosialisasi dan
informasi yang diberikan dari orang tua maupun guru disekolah mengenai permainan layang-layang itu sendiri. Maka oleh sebab itu sangat dibutuhkannya stimulan yang dapat memperkenalkan permainan layang-layang melalui sebuah media yang lebih baik sehingga dapat menarik perhatian anak-anak. Melalui film dokumenter pesan dan informasi yang diberikan akan lebih efektif karena mengandung unsur visual dan audio yang sangat digemari oleh anak-anak. Namun agar media ini lebih mudah dicerna khususnya oleh anak-anak maka film dokumenter dikemas dalam bentuk film dokudrama atau dengan sebuah jalan cerita.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).MENSOSIALISASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG KEPADA ANAK-ANAK DENGAN MEDIA FILM DOKUMENTER ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.MENSOSIALISASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG KEPADA ANAK-ANAK DENGAN MEDIA FILM DOKUMENTER ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
MLA Style
.MENSOSIALISASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG KEPADA ANAK-ANAK DENGAN MEDIA FILM DOKUMENTER ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text
Turabian Style
.MENSOSIALISASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL LAYANG-LAYANG KEPADA ANAK-ANAK DENGAN MEDIA FILM DOKUMENTER ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2009.Text