REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA KOMPONEN ROTOR SHAFT TURBIN PLTU 600 MW
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan energi kinetik uap dari hasil penguapan air yang dipanaskan oleh bahan bakar berupa batu bara di dalam boiler. Turbin adalah komponen yang terdapat pada pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi untuk mengubah energi kinetik dari uap menjadi energi mekanik yang akan memutar generator. Rotor turbin pembangkit listrik tenaga uap yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun dengan temperatur operasi lebih dari 450 oC, dengan kondisi tersebut degradasi yang paling umum terjadi yaitu creep. Untuk mengetahui keadaan komponen tersebut, harus dilakukan beberapa pemeriksaan untuk menentukan kelayakan rotor shaft turbin karena degradasi creep. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia, uji kekerasan dan metalografi metode replika. Nilai komposisi kimia, nilai kekerasan dan gambar fasa dari hasil pemeriksaan, menunjukan telah sesuai dengan standar materialnya yaitu ASTM A470 Class 4. Degradasi creep berdasarkan hasil metalografi replika berupa isolated cavities, oriented cavities dan microcracks. Dari indikasi tersebut dan merujuk pada perhitungan versi Neubauer – Wadel, maka rotor shaft turbin layak beroperasi dengan ketentuan dilakukan inspeksi ulang dalam waktu enam bulan.
Kata Kunci : Remaining Life Assesment, Rotor shaft turbin, Creep, Metalografi
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA KOMPONEN ROTOR SHAFT TURBIN PLTU 600 MW ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA KOMPONEN ROTOR SHAFT TURBIN PLTU 600 MW ().Teknik Mesin:FTI,2021.Text
MLA Style
.REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA KOMPONEN ROTOR SHAFT TURBIN PLTU 600 MW ().Teknik Mesin:FTI,2021.Text
Turabian Style
.REMAINING LIFE ASSESSMENT PADA KOMPONEN ROTOR SHAFT TURBIN PLTU 600 MW ().Teknik Mesin:FTI,2021.Text