// <![CDATA[PERANCANGAN SISTEM INSINERATOR SKALA TPS]]> 0417037701 - Tri Sigit Purwanto, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 RONI HIBATUL FITRIYADI / 122017112 Penulis
Sampah merupakan salah satu permasalahan di Kota Bandung; rata-rata mencapai 1.700 ton/hari. Timbulan sampah berpotensi mencemari tanah dengan air lindi (leachate). Sedangkan biaya pengangkutan dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) akan naik berkisar 25% sampai 35% per ton setiap lima tahunnya. Untuk mengurangi volume samapah yang dipindahkan dari TPS ke TPA, maka salah satu upaya pemerintahan kota adalah menerapkan pembakaran sampah dengan metode insenerasi di TPS yang ada. Perancangan insinerator yang dikaji spesifik untuk skala TPS untuk sampah yang telah dipisahkan kandungan non organiknya. Desain insenerator mempunyai kapasitas 0,5 m3/jam yang mempunyai temperatur desain ruang bakar diatas 1000˚C. Untuk karakteristik sampah organik dengan kadar air 50,8%, diperoleh temperatur pembakaran yang tercapai adalah 814.977˚C dan efisiensi pembakaran 40.728%. Adapun bahan bakar solar yang disuplai untuk menjaga temperatur ruang bakar diatas 1000˚C adalah 26 lt/jam. Untuk mengurangi pencemaran udara dari gas buang insenerator, maka insenerator dilengkapi dengan wet cyclone separator