// <![CDATA[USULAN TAKTIK PEMASARAN DOMPET DIGITAL (E-WALLET) OVO BERDASARKAN PREFERENSI DAN PERSEPSI KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTIDIMENSIONAL SCALING]]> 0425127201 - Hendang S. Rukmi, ST,, M.T. Dosen Pembimbing 1 Tria Gunadarma / 13-2016-166 Penulis
Hasil survey menunjukkan bahwa ShopeePay tercatat sebagai merek e-wallet yang paling sering digunakan (50%), dengan selisih yang cukup besar dibandingkan OVO (23%). Padahal di tahun-tahun sebelumnya OVO lebih mendominasi penggunaan dompet digital di Indonesia. Kondisi tersebut mengharuskan OVO merancang suatu strategi pemasaran yang efektif agar dapat mengungguli Shopeepay yang memperhatikan persepsi dan preferensi konsumen. Penelitian bertujuan untuk memberikan strategi pemasaran kepada dompet digital OVO. Metode yang digunakan adalah Multidimensional Scaling. Pengambilan data menggunakan purposive sampling. Responden yang diteliti adalah responden yang pernah melakukan transaksi mengunakan dompet OVO, Dana, Gopay, Linkaja, dan Shopeepay pada bulan September-Desember tahun 2020 . Hasil pengolahan data menunjukan bahwa pesaing terdekat dompet digital OVO adalah dompet digital Gopay . Dompet digital OVO tidak unggul dari segi mudah isi saldo atau top-up, mudah digunakan dalam bertransaksi, fitur mudah digunakan, banyaknya merchant, proses transaksi cepat dan biaya top-up murah. Keunggulan Dompet digital OVO dibanding pesaing utama adalah keamanan data pribadi, keamanan dana yang disimpan dan pencatatan saldo akurat. Dompet digital OVO dapat meningkatkan jaringan kerja sama dengan berbagai perusahaan operator telekomunikasi seluler, perusahan perbankan, perusahaan aplikasi fintech, e-commerce dan transaksi offline melalui banyak merchant seperti Indomaret, Alfamart, dll. sehingga semakin banyak dan seamakin mudah untuk melakukan transaksi pada rekening e-wallet pada jasa layanan OVO. Kata kunci : Dompet digital OVO, Persepsi dan Preferensi, dan Multidimensional Scaling