// <![CDATA[RANCANGAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG YANG ERGONOMIS (Studi Kasus pada JPO Jalan Merdeka Bandung Depan BIP Mall)]]> 0409066802 - Dr. Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 LISANA DEVIANTI BAGYAWAN / 132016045 Penulis
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan fasilitas umum yang digunakan untuk membantu pengguna menyeberangi ruas jalan tanpa mengganggu aktivitas pengendara pada ruas jalan raya. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa keengganan masyarakat untuk menggunakan JPO disebabkan oleh ketidaknyamanan saat menggunakan JPO, sehingga perlu dirancang JPO yang lebih ergonomis. Perancangan JPO ini dilakukan dengan menggunakan metode Ergonomic Function Deployment (EFD). Hasil dari metode Ergonomic Function Deployment (EFD) diperoleh konsep perancangan terpilih yang akan diterapkan pada rancangan JPO usulan, dan juga beberapa prioritas perbaikan yang menjadi fokus utama dalam pembahasan aspek ergonomi. Hasil dari 3 prioritas teratas akan dibahas selanjutnya untuk turut dipertimbangkan dalam pengaplikasian perancangan produk atau perancangan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang diusulkan. Hasil prioritas terpilih mengarah pada pembahasan ergonomi antropometri dan lingkungan. Dari segi antropometri, dibahas mengenai dimensi-dimensi tubuh manusia yang digunakan yaitu Panjang Telapak Kaki (PTK), Panjang Telapak Tangan (PTT), dan Rentangan Tangan (RT) untuk merancang beberapa bagian JPO usulan seperti tinggi anak tangga, panjang anak tangga, lebar anak tangga, lebar ruang bangunan, dan keliling handrail. Untuk perhitungan antropometri, juga membandingkan dan mempertimbangkan dari standar kementerian PUPR 2014 dan 2018 mengenai ketentuan pembangunan JPO dilihat dari aspek penerapan ukuran dari bagian-bagian JPO yang seharusnya, serta untuk pembahasan lingkungan dikemukakan beberapa aspek yang menjadi fokus permasalahan atau keluhan yang terjadi yaitu dari segi pencahayaan, warna dan bau-bauan tidak sedap. Kata Kunci : EFD, Antropometri, Lingkungan