// <![CDATA[USULAN MINIMALISASI POTENSI KECELAKAAN KERJA DI PT COPPAL UTAMA INDONESIA MANUFACTURING BERDASARKAN FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS)]]> 0410126901 - Lisye Fitria S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 ALDO PRIMA SALEH / 132017001 Penulis
Salah satu hal yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung keberhasilan bisnis perusahaan adalah pemenuhan perusahaan terhadap keselamatan kerja. PT. Coppal belum memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang sesuai berdasarkan UU ketenagakerjaan No.13/2003 pasal 87. Sejak tahun 2017 PT. Coppal tercatat telah mengalami kecelakaan tenaga kerja sebanyak 10 kasus. Dampak dari kecelakaan tersebut menyebabkan angka absensi karyawan, perusahaan harus memberikan insentif kepada korban kecelakaan, dan waktu penyelesaian produk menjadi lebih lama dari target waktu yang sudah ditentukan. Penggabungan dua tools yaitu FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan PDPC (Process Decision Program Chart) digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi resiko kerja, sehingga dapat meminimalisasi potensi kecelakaan kerja di perusahaan