// <![CDATA[PERHITUNGAN BIAYA PENGOLAHAN DARAH DI PMI KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING]]> RIDHO SANI MULYAWAN / 13-2016-092 Penulis
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, dimana salah satu kegiatannya adalah donor dan pengolahan darah yang dilaksanakan oleh Unit Transfusi Darah (UTD). Dalam menjalankan tugasnya UTD membutuhkan biaya seperti biaya pekerja pengolahan darah, kantung darah, reagen, dan lainnya, biaya ini biasa disebut dengan biaya pengganti pengolahan darah. Penentuan biaya penggati pengolahan tersebut, PMI masih berdasarkan perkiraan kasar, sehingga dapat menyebabkan terjadinya kesalahan dalam menetapkan biaya penggantian pengolahan darah. Pada penelitian ini menghitung biaya penggati pengolahan darah dengan menggunakan Metode Activity Based Costing. Metode ini dianggap relevan karena proses pengolahan biaya ditetapkan berdasarkan aktivias-aktivitas yang terjadi dalam mengolah setiap jenis darah yang dibutuhkan. Dari hasil pengolahan biaya dengan menggunakan metoda ABC diperoleh biaya yang berbeda dengan biaya yang ditetapkan oleh PMI. Untuk selanjutnya PMI dapat mempertimbangkan hasil penetapan biaya ini. Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing, Palang Merah Indonesia