// <![CDATA[KAJIAN BIAYA OPERASI DAN PEMELIHARAAN DAERAH IRIGASI CIHERANG KABUPATEN BANDUNG]]> 0420047201 - Rini Ratnayanti, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Dr. Winskayati Ir., Sp 1 Dosen Pembimbing 1 JOHAN/222014224 Penulis
Perkembangan irigasi sangat pesat seiring berkembangnya teknologi dan bertambahnya kebutuhan manusia akan pangan. Di Indonesia sendiri perkembangan irigasi telah terjadi sejak zaman Hindia Belanda. Daerah Irigasi Ciherang merupakan salah satu sistem irigasi peninggalan Belanda yang masih beroperasi hingga saat ini karena adanya kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang dilakukan secara rutin dengan menggunakan biaya operasi dan pemeliharaan yang telah dianggarkan oleh pemerintah provinsi. Pada kajian ini biaya kebutuhan operasi dan pemeliharaan dihitung berdasarkan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP). Kajian ini dilakukan untuk mengetahui besaran biaya operasi dan pemeliharaan pada kondisi jaringan irigasi saat ini. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi adalah sebesar Rp 1.914.509.194,00, selain itu dari hasil analisis kondisi kinerja jaringan irigasi didapat nilai indeks kinerja sebesar 60,18 %, angka tersebut menunjukkan bahwa kondisi kinerja jaringan irigasi tersebut termasuk kategori kinerja kurang dan memerlukan perhatian.