// <![CDATA[USULAN PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU PAKAIAN DI ASYONG KONVEKSI MENGGUNAKAN METODE INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELING (ISM) DAN ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP)]]> SEPTIANI NUR ALAWIYAH / 132017099 Penulis
Asyong konveksi merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis sandang, seperti kaos, jaket dan kemeja. Produk yang dihasilkan oleh asyong konveksi terdiri dari berbagai jenis bahan yang berbeda sesuai dengan keinginan konsumen. Konsep yang diterapkan di asyong konveksi adalah konsep make to order, dimana perusahaan akan mulai melakukan proses produksi termasuk pembelian bahan baku kepada supplier ketika sudah terjadi kesepakatan antara konsumen dengan perusahaan. Agar dapat memenuhi setiap permintaan konsumen meskipun dengan jenis bahan baku yang berbeda asyong konveksi memiliki 3 supplier yang bersedia sebagai penyedia bahan baku yaitu CV Kenari, CV Sam, dan Knitto textile. Namun terkadang supplier yang menjadi pilihan utama bagi perusahaan tidak memiliki stock terhadap bahan baku yang dibutuhkan sehingga perusahan harus beralih ke supplier yang lainnya yang menyebabkan kualitas bahan baku berbeda, hal ini terjadi karena dalam pemilihan supplier perusahaan hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan usulan pemilihan supplier dengan menggunakan metode Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Analytical Network Process (ANP). Hasil penelitian didapatkan 10 subkriteria dan 5 kriteria utama pemilihan supplier. Urutan supplier dengan bobot tertinggi ialah Knitto textile, CV Kenari, dan CV Sam. Kata Kunci: Supplier, Interpretive Structural Modeling (ISM), Analytical Network Process (ANP), Kriteria, Subkriteria, Asyong Konveksi