// <![CDATA[IDENTIFIKASI LOKASI RAWAN KECELAKAAN DI KOTA BANDUNG DENGAN METODE PEMBOBOTAN]]> Thahir Sastrodiningrat, Ir., M.Sc. Dosen Pembimbing 1 Muhammad Syukron/222014231 Penulis
Kecelakaan lalu lintas cenderung mengalami peningkatan dan masih menjadi masalah utama penyelenggaraan transportasi jalan di Indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan transportasi yaitu dengan penentuan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (Black Spot). Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan yaitu metode frekuensi kecelakaan. Tujuan studi untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan dengan menggunakan metode Batas Kontrol Atas (BKA) dan Upper Control Limit (UCL). Identifikasi lokasi kecelakaan berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung tahun 2017. Data yang dianalisis bersumber dari Kasatlantas Polrestabes Bandung. Usulan penanganan pada lokasi rawan kecelakaan dilakukan pada ruas jalan yang memiliki nilai AEK terbesar. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa Jalan Soekarno-Hatta memiliki nilai AEK terbesar yaitu 645, sehingga usulan penanganan lokasi rawan kecelakaan dilakukan pada Jalan Soekarno-Hatta.