// <![CDATA[UPAYA PENINGKATAN PERFORMANSI KOGNITIF BERDASARKAN FAKTOR KELELAHAN PADA PEKERJAAN PENGEPAKAN DI CV MANDIRI MITRA SEJAHTERA]]> 0421067501 - Yoanita Yulianti, ST., S.Psi., MT Dosen Pembimbing 1 DIZA NURRIZKI / 13-2017-247 Penulis
Pekerjaan pengepakan membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan konsentrasi yang tinggi, sehingga dituntut performansi kognitif yang tinggi. Performansi kognitif terkait dengan proses mental maupun aktivitas fisik dari para pekerja. Kelelahan fisik maupun mental dapat menyebabkan penurunan performansi kognitif para pekerja pengepakan di CV Mandira Mitra Sejahtera. Penelitian ditujukan untuk menghasilkan usulan upaya peningkatan performansi kognitif berdasarkan kelelahan pada pekerjaan pengepakan. Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis pengaruh faktor kelelahan fisik terhadap manifestasi performansi kognitif yaitu waktu reaksi. Pengukuran kelelahan fisik dilakukan dengan mengukur denyut jantung terhadap 7 operator dan pengukuran waktu reaksi diukur secara objektif dengan uji Psychomotor Vigilance Task (PVT), serta dilakukan pula pengukuran kelelahan mental secara subjektif menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa denyut jantung (kelelahan fisik) berpengaruh terhadap waktu reaksi (manifestasi dari kelelahan mental yang menyebabkan penurunan performansi kognitif). Berdasarkan hasil regresi, factor yang mempengaruhi penurunan performansi kognitif adalah denyut jantung, sehingga usulan upaya peningkatan performansi kognitif berkaitan dengan lingkungan kerja, seperti penggunaan ventilasi udara atau kipas angin dalam ruangan sehingga suhu panas dapat diminimasi, perbaikan pada sumber cahaya agar pencahayaan dalam ruangan dapat meningkat. Usulan upaya minimasi kelelahan kerja adalah evaluasi sistem jam kerja dan jam istirahat saat ini, serta evaluasi sistem pemberian insentif para pekerja. Kata kunci: Heart Rate, Reaction Time, PVT, SSRT