KAMPANYE UNTUK MENCEGAH KEBIASAAN BOHONG PADA ANAK
Siapa pun itu, pasti pernah berbohong tanpa pandang usia. Malah, si kecil pun bisa
melakukannya. Orangtua mana yang tidak bingung dan sedih ketika mengetahui anakanak
yang dibesarkannya dengan susah payah tumbuh menjadi anak-anak yang suka
bohong. Misalnya saja, ketika ditanya ke mana saja seharian, mereka menjawab belajar
kelompok, padahal seharian si anak bermain bola di lapangan. Atau ketika ditanya
kenapa bajunya kotor, si anak akan menjawab karena jatuh, padahal mereka berkelahi di
sekolah. Kebohongan-kebohongan kecil yang dilakukan anak kepada orangtuanya
merupakan bentuk perlindungan diri yang dibuat anak dengan sedemikian rupa karena
hasratnya untuk melindungi diri dari rasa takut ketika dimarahi. Orangtua yang
seharusnya berperan penting untuk mencegah/menghadapi kebiasaan bohong pada anak
ini malah sering menjadi korban kebohongan si anak. Sehingga dibuatlah sebuah
kampanye yang dimaksudkan untuk memberi informasi kepada orangtua mengenai
dampak, penyebab serta solusi untuk menghadapi kebiasaan berbohong pada anak
tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).KAMPANYE UNTUK MENCEGAH KEBIASAAN BOHONG PADA ANAK ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.KAMPANYE UNTUK MENCEGAH KEBIASAAN BOHONG PADA ANAK ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2010.Text
MLA Style
.KAMPANYE UNTUK MENCEGAH KEBIASAAN BOHONG PADA ANAK ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2010.Text
Turabian Style
.KAMPANYE UNTUK MENCEGAH KEBIASAAN BOHONG PADA ANAK ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2010.Text