// <![CDATA[PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL MENCEGAH TINDAKAN MALPRAKTEK PADA MASYARAKAT]]> Revanie Dechiana / 33.2004.016 Penulis Rosita Hardiyati, S.Sos., M.Ds. Dosen Pembimbing 1
Di Indonesia makin banyak kasus malpraktek yang terjadi, baik itu di kota besar maupun di daerahdaerah pedesaan sekalipun. Jenis malprakteknya pun beragam, ada yang dikarenakan salah diagnosa maupun karena masalah keuangan ataup administrasi. Banyak artikel di internet dan berita di televisi, yang memberitakan tentang banyaknya kasus-kasus malpraktek. Malpraktek terjadi karena kelalaian pihak medis dalam menangani pasiennya, sehingga terjadilah suatu kesalahan yang berakibat fatal pada pasien. Malpraktek sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu malpraktek ilmiah yang dikarenakan karena kelalaian dokter karena ketidak sengajaan dan malpraktek etik yang disebabkan oleh sikap pihak medis yang kurang baik terhadap pasien, contoh mempersulit pasien dalam masalah administrasi. Dari kasuskasus malpraktek ini, kasus yang sangat sulit untuk mendapat penyelesaian adalah kasus malpraketk ilmiah. Banyak dari kasus malpraktek ini yang menjadi rumit penyelesaiannya karena banyak factor, salah satunya karena dikedua belah pihak ( pasien dan dokter ) merasa saling benar dan tidak mau dipersalahkan dari tindakan malpratek yang terjadi. Oleh sabab itu perlu adanya sebuah penyuluhan agar tindakan malpraktek ini dapat diminimal kemungkinan terjadinya dan penyuluhan ini lebih di peruntukkan kepada pihak pasien yang merasa tidak tahu menahu tentang medis sehingga meraka dapat lebih waspada pada saat memeriksakan keluhan penyakitnya kepada dokter yang bersangkutan.