ANALISIS NILAI KALOR BIOBRIKET AMPAS KOPI BERDASARKAN JENIS PEREKAT DAN SUHU MENGGUNAKAN METODE TOREFAKSI
Kebutuhan energi yang berasal dari fosil yang terus meningkat dan menipisnya keberadaan sumber energi bahan baku fosil sebagai sumber energi yang berasal dari sumber daya alam. Biobriket sebagai salah satu dari sumber energi alternatif yang terbarukan yang bahan bakunya berasal dari biomassa atau limbah menjadi salah satu solusi dari permasalahan tersebut. Disamping untuk mendapatkan sumber energi baru, usaha untuk mengurangi emisi CO2 telah mendorong penggunaan energi biomassa sebagai pengganti energi bahan bakar fosil. Ampas kopi merupakan salah satu limbah yang dihasilkan pada proses produksi dan limbah biomassa ini berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan biobriket karena mempunyaiilai kalor yang cukup tinggi. Biobriket merupakan gumpalan atau batangan arang yang terbuat dari limbah organik yang telah dicetak sedemikian rupa dengan daya tekanan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu torefaksi dalam analisis nilai kalor biobriket dari ampas kopi berdasarkan jenis perekat dan suhu dengan menggunakan metode torefaksi. Suhu torefaksi yang digunakan 200°C, 250°C, dan 300°C. Dengan waktu torefaksi selama 60 menit, 90 menit, dan 120 menit. Lalu dilakukan analisis kadar air, kadar abu, dan nilai kalor.
Kata kunci: Ampas Kopi, Biomassa, Briket, Torefaksi
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).ANALISIS NILAI KALOR BIOBRIKET AMPAS KOPI BERDASARKAN JENIS PEREKAT DAN SUHU MENGGUNAKAN METODE TOREFAKSI ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.ANALISIS NILAI KALOR BIOBRIKET AMPAS KOPI BERDASARKAN JENIS PEREKAT DAN SUHU MENGGUNAKAN METODE TOREFAKSI ().Teknik Kimia:FTI,2021.Text
MLA Style
.ANALISIS NILAI KALOR BIOBRIKET AMPAS KOPI BERDASARKAN JENIS PEREKAT DAN SUHU MENGGUNAKAN METODE TOREFAKSI ().Teknik Kimia:FTI,2021.Text
Turabian Style
.ANALISIS NILAI KALOR BIOBRIKET AMPAS KOPI BERDASARKAN JENIS PEREKAT DAN SUHU MENGGUNAKAN METODE TOREFAKSI ().Teknik Kimia:FTI,2021.Text