MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI KAWASAN GASIBU-MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG
Berkembang pesatntya Kota Bandung diikuti oleh mengingkatnya jumlah penduduk secara pesat menyebabkan semakin banyaknya pergerakan kendaraan bermotor melewati jalan di Kota Bandung terutama pada jam sibuk. Persimpangan yang mengalami kemacetan adalah Persimpangan Surapati – Sentot Alibansyah dan Persimpangan Pasupati – Japati, Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh 2 alternatif manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan dengan menggunakan PTV Vissim terhadap kinerja simpang Pasupati – japati dan simpang Surapati – Sentot Alibansyah. Alternatif yang pertama menunjukkan penurunan, pada Simpang Surapati – Sentot Alibansyah panjang antrian total berkurang sebesar 5,08 meter dan tundaan total berkurang 5,78 detik, untuk Simpang Pasupati – Japati terjadi penurunan pada panjang antrian total sebesar 53,21 meter dan tundaan total sebesar 101,83. Alternatif kedua menunjukkan kenaikan pada Simpang Surapati – Sentot Alibansyah panjang antrian total 19,79 meter dan tundaan total sebesar 102,15 detik, sedangkan pada Simpang Pasupati – Japati terjadi penurunan panjang antrian total sebesar 73,4 meter dan tundaan total sebesar 79,85 detik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI KAWASAN GASIBU-MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI KAWASAN GASIBU-MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2020.Text
MLA Style
.MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI KAWASAN GASIBU-MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2020.Text
Turabian Style
.MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS DI KAWASAN GASIBU-MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2020.Text