ANALISIS PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN KESETIMBANGAN BATAS
Perkuatan lereng adalah sebuah usaha yang dilakukan untuk menghindari terjadinya kelongsoran pada lereng. Salah satu caranya adalah penggunaan geotekstil sebagai usaha meningkatkan stabilitas lereng tersebut. Pada analisis ini pemodelan perkuatan lereng dengan geotekstil dilakukan dengan memvariasikan kemiringan lereng, dua jenis parameter tanah, dan jarak pemasangan geotekstil pada 10 jumlah lapisan yang sama. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan FEM dan LEM. Dari hasil analisis perkuatan lereng, peningkatan nilai SF berkisar 140% pada tanah lempung dan 130% pada tanah pasir, dengan jumlah lapisan geotekstil yang sama dan peningkatan nilai jarak pemasangan, makaa semakin tinggi juga timbunan yang diperkuat menyebabkan peningkatan nilai SF lereng, untuk tanah lempung berturut-turut pada jarak 0,25 m, 0,5 m, 1,0 m, yaitu 1,222, 1,464, 2,604 dan untuk tanah pasir adalah 1,099, 1,200, 2,002. Analisis menggunakan pendekatan LEM menghasilkan nilai faktor keaamanan lebih besar dibandingkan pendekatan FEM walaupun perbedaan tersebut tidak signifikan dengan nilai rasio perbedaan berkisar antara 1% sampai 11%.
Kata Kunci: tanah, lereng, geotekstil, faktor keamanan, kesetimbangan batas, elemen hinga
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).ANALISIS PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN KESETIMBANGAN BATAS ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN KESETIMBANGAN BATAS ().Teknik Sipil:FTSP,2021.Text
MLA Style
.ANALISIS PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN KESETIMBANGAN BATAS ().Teknik Sipil:FTSP,2021.Text
Turabian Style
.ANALISIS PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN KESETIMBANGAN BATAS ().Teknik Sipil:FTSP,2021.Text