// <![CDATA[ANALISIS VOLUME LOSS PADA TEROWONGAN KERETA CEPAT BANDUNG-JAKARTA DENGAN PENDEKATAN METODE ELEMEN HINGGA]]> 0422087303 - Dr. techn Indra Noer Hamdhan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 RADEN RHEGI RUKMANA/222013130 Penulis
Pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta memiliki beberapa konstruksi terowongan, salah satunya terowongan dengan metode New Austrian Tunneling Method (NATM).Memiliki terowongan 2.190 meter dengan terowongan 15 meter dan tinggi terowongan 12.5 meter. Salah satu penyebab penurunan permukaan tanah dan deformasi terowongan yaitu volume loss akibat dari konstruksi terowongan. Untuk itu diperlukan analisis untuk memprediksi besarnya kehilangan kehilangan volume tanah dengan pemodelan menggunakan metode elemen hingga Plaxis 2D. Penulisan tugas akhir ini adalah menganalisis pengaruh dari tioe-tipe penggalian tipe 3, tipe 4, tipe 6, tipe 7, dan tipe 8 dimana pada beberapa tipe penggalian menggunakan temporary support. Hasil analisis membuktikan bahwa tipe penggalian terowongan dengan membagi kedalam beberapa tahapan yang membuat ukuran penggalian semakin kecil dan menggunakan temporary support dapat menghasilkan nilai volume loss terowongan yang kecil yaitu sebesar 0.3755%.