// <![CDATA[STUDI MEKANISME KELONGSORAN AKIBAT KENAIKAN MUKA AIR TANAH BERDASARKAN PEMODELAN SKALA LABORATORIUM DAN NUMERIK 2-D]]> 0422087303 - Dr. techn Indra Noer Hamdhan, S.T., M.T. Penulis Dr. Adrin Tohari, M.Eng Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD JODY HAPSORO/222017193 Penulis
Salah satu faktor yang dapat menggagalkan stabilitas suatu lereng adalah kondisi muka air tanah lereng tersebut. Kegagalan pada suatu lereng menyebabkan kelongsoran yang dapat membahayakan sekitarnya. Maka dari itu diperlukan pemahaman mengenai mekanisme kelongsoran agar diketahui bagaimana keruntuhan suatu lereng terjadi. Untuk menyelidiki fenomena ini maka dilakukan percobaan dengan model lereng skala laboratorium yang disimulasikan dengan kenaikan muka air tanah. Instumentasi pengamatan dipasang untuk mengetahui kondisi muka air pada lereng saat dinaikkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa saat ketinggian muka air tanah pada puncak lereng berada di 80cm, dalam kondisi steady terjadi rembesan pada kaki lereng pada jam pertama pengujian. Walaupun telah berada dalam kondisi steady selama setengah jam tidak terjadi deformasi yang signifikan. Lereng identik dengan profil dan parameter material yang sama dimodelkan dengan pemodelan numerik. Hasil menunjukkan fenomena yang serupa sehingga bisa disimpulkan bahwa pemodelan numerik akurat terhadap pengujian fisik. Beberapa variasi terhadap kemiringan lereng juga dimodelkan sebagai perbandingan.