// <![CDATA[IDENTIFIKASI PERUBAHAN URBAN HEAT ISLAND (UHI) PADA TAHUN 2013 DAN 2018 MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT LANDSAT 8 (Studi Kasus:]]> 0402038204 - Rika Hernawati, S.T M.T Dosen Pembimbing 1 MASYITA / 232015081 Penulis
Perubahan iklim merupakan isu yang menjadi perhatian global, salah satunya Urban Heat Island (UHI). Urban Heat Island atau pulau panas adalah fenomena di mana suhu udara kota yang padat bangunan lebih tinggi daripada suhu udara terbuka di sekitarnya baik di desa maupun di pinggir kota. Fenomena UHI adalah permasalahan utama dalam setiap kota berkembang di dunia terhadap pemanasan global, permasalahan ini pun didukung dengan semakin tingginya proses urbanisasi di suatu kota yang seakan tidak pernah berhenti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai UHI di Jakarta tahun 2013 dan 2018 menggunakan data citra satelit Landsat 8. Nilai UHI diekstrasikan dari data perhitungan Land Surface Temperature (LST), Metode penelitian yang digunakan yaitu algoritma Split Window (SW) untuk menghitung LST, algoritma SW menggunakan band 10 dan band 11 pada Thermal Infrared Sensor (TIRS) dan metode WAHII (Wighted Average Heat Island Intensity) untuk menghitung intensitas UHI. Hasil analisis LST menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata LST dari tahun 2013 ke tahun 2018 sebesar 2°C, adapun hasil intensitas UHI menunjukan bahwa intensitas UHI di Jakarta pada tahun 2013 terdefenisi lemah dengan tingkat intensitas UHI 0.9 dan intensitas UHI pada tahun 2018 terdefenisi sedang dengan nilai intensitas UHI 1.2. Kata Kunci: Iklim, Urban Heat Island, Split-Window, Land Surface Temperature, Wighted Average Heat Island Intensity