// <![CDATA[PROBABILITAS PERPINDAHAN MODA KENDARAAN PRIBADI KE MODA ANGKUTAN KOTA DI KOTA SERANG]]> MOHAMAD KEVIN RAMADHAN / 24201406 Penulis Dr. Ratna Agustina, ST., M.T., DEA Dosen Pembimbing 1
Kota Serang merupakan ibu kota Provinisi Banten yang dikelilingi oleh Kabupaten Serang di sebelah timur, barat, dan selatan, sedangkan di sebelah utara dibatasi oleh laut jawa. Pertumbuhan Kota Serang mengalami pertambahan penduduk setiap tahunnya, hal ini menyebabkan jaringan jalan di Kota Serang mengalami kemacetan. Masalah kemacetan ini dikarenakan dari banyaknya pengguna kendaraan pribadi, banyaknya penggunaan kendaraan pribadi disebabkan oleh kurang minatnya keinginan masyarakat dalam menggunakan moda angkutan umum. Moda angkutan umum di Kota Serang yaitu angkot yang melayani 12 trayek yang tersebar di Kota Serang, masyarakat belum banyak menggunakan angkot tersebut karena merasa lebih baik jika menggunakan kendaraan pribadi. Maka dari itu muncul pertanyaan penelitian yaitu “bagaimana probabilitas perpindahan moda kendaraan pribadi ke moda angkutan kota di Kota Serang?”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probabilitas perpindahan moda kendaraan pribadi ke moda angkutan kota di Kota Serang dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis metode likert, analisis tabulasi silang (crosstab), analisis metode suksesif interval, dan metode logit binomial. Hasil dari analisis tersebut adalah probabilitas peralihan moda dari moda kendaraan pribadi ke moda angkot. Berdasarkan hasil penelitian ini, didapatkan 5 atribut yang mempengaruhi probabilitas perpindahan moda yaitu waktu, biaya, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan, persepsi moda kendaraan pribadi dan moda angkot, preferensi terhadap moda angkot, tidak adanya keterkaitan antara karakteristik pelaku perjalanan terhadap ke 5 atribut probabilitas perpindahan moda, dan probabilitas perpindahan moda dari moda kendaraan pribadi ke moda angkot. Kata kunci: Preferensi, Persepsi, Angkot, Probabilitas.