// <![CDATA[PENGARUH KEGIATAN WISATA DUSUN BAMBU TERHADAP PERUBAHAN KONDISI EKONOMI PENDUDUK LOKAL DESA KERTAWANGI]]> 0421046301 - Achmad Setiobudi,Ir.,M.T Dosen Pembimbing 1 AHMAD ZAINI AL MUTTAQIN / 242014091 Penulis
Pariwisata menjadi salah satu fokus pemerintah, mengingat sektor ini menjadi salah satu kontributor bagi devisa dan PDB. Salah satu daerah yang sedang berkembang adalah Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki sumber daya alam yang kaya serta berpotensi sebagai magnet bagi sektor pariwisata. Salah satu objek Wisata Alam di Kabupaten Bandung Barat adalah Dusun Bambu yang berada di Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua. Kehadiran Wisata Dusun Bambu dapat mempengaruhi perubahan perekonomian masyarakat lokal, maka dari itu perlu dilakukan penelitian terkait perubahan perekonomian pada masyarakat lokal Desa Kertawangi setelah adanya kegiatan Wisata Dusun Bambu. Pengaruh kegiatan wisata Dusun Bambu dilihat berdasarkan gambaran kegiatan wisata yang berlangsung dikawasan wisata setelah dibukanya Wisata Dusun Bambu. Perubahan kondisi ekonomi penduduk lokal dibandingkan dengan kondisi ekonomi sebelum dan setelah adanya wisata Dusun Bambu untuk melihat perubahan kondisi perekonomian yang menyebabkan dampak yang ditimbulkan. Analisis dampak perubahan kondisi ekonomi penduduk lokal ditinjau menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan NPV (Net Present Value). Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat lokal sebagai pekerja dan pelaku usaha. Berdasarkan hasil wawancara terhadap responden penelitian didapatkan hasil adanya perubahan pada sektor perekonomian, yang meliputi perubahan mata pencaharian masyarakat lokal akibat adanya penyerapan tenaga kerja di Dusun Bambu serta adanya perubahan penghasilan masyarakat lokal. Adanya kegiatan wisata di Dusun Bambu mampu berperan dalam penyerapan tenaga kerja di Desa Kertawangi. Hal ini dibuktikan dengan adanya penyerapan tenaga kerja produktif sebanyak 0,63% dari total keseluruhan masyarakat yang bekerja di Desa Kertawangi. Hasil dari identifikasi dampak tersebut dapat digunakan oleh pemerintah setempat sebagai pertimbangan dalam perencanaan dan pembangunan pariwisata. Kata Kunci : Wisata Dusun Bambu, Perubahan Perekonomian, Dampak Pariwisata