// <![CDATA[DAMPAK EKONOMI DESA WISATA LAMAJANG TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT LOKAL]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 FEMY LERIAN FEBRYANTO / 242015010 Penulis
Desa Wisata merupakan kegiatan wisata dengan memanfaatkan potensi desa sebagai daya tarik wisata, serta dapat meningkatkan cadangan devisa Negara dan pendapatan masyarakat. Salah satu pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Bandung adalah Desa Wisata Lamajang yang terletak di Kecamatan Pangalengan. Terdapat potensi alam dan peninggalan sejarah yang masih terjaga hingga saat ini seperti Rumah Adat Cikondang, situs Batu Eon dan Sungai Cisangkuy yang dimanfaatkan sebagai atraksi wisata arung jeram. Perkembangan jumlah wisatawan di Desa Wisata Lamajang secara garis besar terus mengalami peningkatan. Meningkatnya jumlah wisatawan akan memberikan dampak kepada masyarakat yaitu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dengan membuka unit usaha atau menjadi tenaga kerja pada unit usaha yang ada di Desa Wisata Lamajang. Maka dari itu, perlu dilakukan analisis dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kegiatan Desa Wisata Lamajang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai multiplier effect dari kegiatan Desa Wisata Lamajang terhadap pendapatan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa data primer melalui kuesioner. Analisis dampak ekonomi diestimasi dengan menggunakan Keynesian Income Multiplier dengan melihat dampak langsung, dampak tidak langsung, dan dampak lanjutan. Alat analisis yang digunakan yaitu Microsoft Excel 2016. Keberadaan Desa Wisata Lamajang telah memberikan dampak ekonomi terhadap pendapatan masyarakat lokal. Dimana dari hasil penelitian ini didapatkan nilai sebesar 2,9 untuk Keynesian Income Multiplier, 1,4 untuk Ratio Income Multiplier Tipe I, dan 2,0 untuk Ratio Income Multiplier Tipe II. Kata kunci: Desa Wisata, Desa Wisata Lamajang, multiplier effect