// <![CDATA[STUDI IDENTIFIKASI BATAS LEMPENG SUNDA DI PULAU JAWA BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS KONTINU TAHUN 2016-2019]]> Dr. Henri Kuncoro, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 PUTRI PRATIWI / 23-2016-034 Penulis
Lempeng Sunda merupakan lempeng tektonik minor yang membentang di khatulistiwa di belahan bumi timur tempat mayoritas Asia Tenggara berada. Wilayah khusus Asia Tenggara ini dianggap sebagai salah satu wilayah yang paling aktif secara seismik dan tektonik di bumi, khususnya di Pulau Jawa. Pulau Jawa memiliki deformasi yang sangat kompleks dan hampir semua areanya bukanlah area stabil. Kompleksnya deformasi Pulau Jawa dengan banyaknya sesar aktif di wilayah tersebut telah mengundang pertanyaan dimana batas selatan Lempeng Sunda di Pulau Jawa yang sebenarnya. Model geodinamika yang digunakan dipenelitian ini untuk mengidentifikasi batas yaitu model blok, model ini direpresentasikan dengan parameter rotasi Euler yang terdiri dari kutub Euler (lintang dan bujur kutub Euler) dan kecepatan rotasi sudut dari data pengamatan GPS kontinu. Untuk mengidentifikasi batas lempeng Sunda di Pulau Jawa, pada penelitian ini digunakan analisis vektor residu dengan nilai residu kurang dari 3 mm/tahun. Selain itu, data seismitas dan struktur geologi Pulau Jawa digunakan untuk mengindentifikasi batas Lempeng Sunda. Hasil identifikasi batas Lempeng Sunda di Pulau Jawa yang diperoleh di dalam penelitian ini di bagian barat-tengah berupa area, dimana area tersebut meliputi Sesar Cimandiri, Sesar Lembang, Sesar Baribis (Segmen Subang), Sesar Ciremai, di bagian timur berupa garis yang meliputi Sesar Ungaran, Sesar Kendeng (Segmen Demak, Purwodadi, Cepu, Dan Waru). Dengan demikian, model rotasi blok dari hasil identifikasi batas lempeng tersebut dapat digunakan untuk menghilangkan efek rotasi blok/lempeng di Pulau Jawa dengan benar sehingga diperoleh informasi deformasi elastis yang baik. Kata Kunci: Lempeng Sunda, Pulau Jawa, Parameter Rotasi Euler.