// <![CDATA[KAJIAN SPASIAL PREDIKSI KERENTANAN PESISIR TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR LAUT DI PANTAI UTARA JAWA BARAT]]> WINA ALVINA GUNAWAN / 232016082 Penulis Dr. rer. nat. Dian N. Handiani Dosen Pembimbing 1
Kenaikan muka air laut merupakan ancaman yang nyata bagi wilayah pesisir yang relatif landai dan rendah seperti di pesisir utara (pantura) Jawa Barat (Jabar). Kenaikan muka air laut ini diakibatkan perubahan iklim global yang menjadikan wilayah pesisir tersebut rentan mengalami kerusakan akibat abrasi hingga bencana banjir dan tergenangnya wilayah pesisir. Penelitian ini memprediksi kerentanan fisik wilayah pesisir pantura Jawa Barat dengan memperhitungkan berbagai parameter fisik yaitu ketinggian gelombang, tunggang pasang surut, perubahan muka air laut, tipe batuan, landform, ketinggian tanah, dan perubahan garis pantai. Kerentanan di pantura Jabar diperkirakan menggunakan metode CVI (Coastal Vulnerability Index). Kerentanan diprediksi berdasarkan dua skenario waktu: saat ini (di tahun 2020) dan masa yang akan datang (di tahun 2030). Hasilnya menunjukkan kerentanan diskenario saat ini umumnya CVI termasuk dalam kelas sedang, dimana Kabupaten Indramayu dan Cirebon, serta Kota Cirebon memiliki kelas sedang di atas 40% dari panjang garis pantai di wilayahnya masing-masing. Sedangkan, kerentanan di masa yang akan datang menunjukkan sepanjang 127,6 km pantura Jabar masuk ke kelas sangat rentan dimana Kabupaten Indramayu dan Cirebon, serta Kota Cirebon masuk ke kelas sangat rentan dengan panjang di atas 40% dari panjang garis pantai di wilayahnya masing-masing. Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu pada koordinat 108,372 BT, -6,295 LS termasuk kelas rentan di skenario saat ini, dan masuk ke kelas sangat rentan di skenario prediksi. Hasil ini menunjukkan perubahan kondisi fisik oseanografi (tinggi muka air laut dan tinggi gelombang) di skenario prediksi meningkatkan kondisi kerentanan. Harapannya, para pengambil keputusan hendakanya merencanakan pengelolaan lebih lanjut di wilayah-wilayah yang rentan dan sangat rentan. Kata Kunci : indeks, Jawa Barat, kerentanan, muka air laut, pesisir