<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1242">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAMPANYE SOSIALISASI FLOOR TIME SEBAGAI MEDIA PENUNJANG TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRMA DWI NOVIANI / 33.2006.073</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eka Noviana, S.Sn.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2010]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Anak yang terlahir dengan kebutuhan khusus merupakan sebuah tanggung jawab orang tua dan orang dilingkungannya untuk diberi perawatan dan pendidikan yang layak sesuai kemampuan yang dimilikinya, diperlukan sebuah kerja sama yang baik agar potensi kemanusiaan anak tersebut dapat tergali dengan baik. Tetapi pada kenyatannya saat di Indonesia jumlah anak yang terlahir dengan kebutuhan khusus meningkat setiap tahunnya, kenaikan jumlah ini disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari faktor sosial hingga faktor ekonomi yang ada pada masyarakat Indonesia. Sudah ada beberapa penanggulangan yang dilakukan pemerintah, mulai dari memberikan layanan gratis untuk sekolah hingga pelayanlan terapi. Tetapi itu semua belum cukup untuk menekan jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia, dibutuhkan usaha yang lebih agar masalah ini mudah ditangani. Usaha tersebut dapat di mulai dari orang terdekat atau orang tua atau anggota keluarga, yaitu usaha untuk berinteraksi secara rutin dan melibatkannya dalam aktivitas normal sehari-hari lalu memperkenalkannya dengan kehidupan sosial. Usaha-usaha sederhana ini dapat membantu proses penyembuhan dari keterlambatan pertumbuhan anak berkebutuhan khusus.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[anak berkebutuhan khusus, faktor sosial dan ekonom]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[216DKV/10]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[216DKV/10]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[216DKV/10]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16438" url="" path="/332006073_216DKV.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KAMPANYE SOSIALISASI FLOOR TIME SEBAGAI MEDIA PENUNJANG TERAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1242]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-11 14:31:33]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>