CITRA KORIDOR JALAN BRAGA BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT
Citra terbentuk dari pengenalan objek-objek yang berada pada suatu koridor oleh masyarakat atau pengunjung yang datang ke koridor. Tampilan fisik yang memiliki ciri khas tersendiri pada setiap objek yang ada di koridor akan menciptakan image yang cukup kuat bagi pengunjung. Sehingga, dapat menimbulkan pengenalan koridor yang akan membentuk bagian dari citra koridor. Hal tersebut menjadikan objek dan lokasinya yang ada di dalam koridor dapat dikenali oleh pengunjung. Citra koridor akan membentuk identitas tersendiri bagi suatu koridor, dimana hal tersebut akan menjadi daya tarik dan pengenal tersendiri dari masyarakat karena adanya pembeda antara satu koridor dengan koridor lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi citra koridor Braga. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis isi untuk mengolah hasil wawancara. Berdasarkan Hasil dari analisis yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa citra koridor Jalan Braga lebih dikenali sebagai tempat pariwisata heritage dimana bangunan tua yang ada pada kawasan menciptakan suasana tempo dulu yang kental dan menjadikan image Jalan Braga sebagai kota tua, hal tersebut didasari dari responden yang berada di koridor Jalan Braga dapat mengenali elemen-elemen pembentuk citra kota yang ada pada Jalan Braga.
Kata kunci: Citra Koridor,Braga, Pengenalan, Koridor, Elemen.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).CITRA KORIDOR JALAN BRAGA BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.CITRA KORIDOR JALAN BRAGA BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT ().Teknik Planologi:FTSP,2020.Text
MLA Style
.CITRA KORIDOR JALAN BRAGA BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT ().Teknik Planologi:FTSP,2020.Text
Turabian Style
.CITRA KORIDOR JALAN BRAGA BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT ().Teknik Planologi:FTSP,2020.Text