// <![CDATA[MERANCANG CD INTERAKTIF GAME DAN CERITA PEMBELAJARAN BIOLOGI YANG MENGACU PADA SUB MATERI VIRUS DAN BAKTERI]]> Wiwi Isnaini, M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Rosa Karnita, M.Sn. Dosen Pembimbing 1 LIGNO VIVALDO / 33-2006-098 Penulis
Proses pembelajaran Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) cenderung lebih banyak menggunakan media pembelajaran seperti CD Interaktif multimedia pendidikan. Banyak jenis dan bentuk cd interaktif pembelajaran yang muncul guna memenuhi proses pembelajaran dengan pemanfaatan (TIK). Proses pembelajaran ini dapat menjadi aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Karena media pembelajaran ini memiliki keunggulan yang membuat media pembelajaran konvensional sepeti buku menjadi kurang menarik di sebagian mata siswa. Saat ini, belajar menggunakan buku dianggap bosan dan jenuh, tampilan tulisan dan gambar yang datar membuat siswa jadi malas belajar. Dalam beberapa tahun terakhir, belajar Ilmu Pengetahuan Alam seperti Biologi di berbagai sekolah-sekolah di Indonesia menunjukkan hasil yang kurang memuaskan (pelajaran sains di Indonesia yang bersifat hafalan, membuat kebanyakan murid malas belajar).Ini menandakan penyadaran sains pada generasi mendatang harus dilakukan dengan metode yang tepat. Dimana bisa membuat generasi penerus bangsa menjadi seorang yang kreatif dan penuh inisiatif. Mengingat peran dari orangtua saat ini yang makin berkurang, terutama alam hal untuk perkembangan anak, membuat kebanyakan anak jadi malas belajar sendiri.Sarana yang digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran sejak jaman dahulu sampai sekarang adalah buku yang praktis digunakan, tetapi buku juga memiliki beberapa kelemahan.Kelemahan dari buku ini adalah banyak sekali tulisan yang harus dipahami kembali oleh pelajar yang membacanya menjadi gambaran-gambaran mental, sehingga membutuhkan imajinasi dan pelajaran menggunakan media buku ini tampaknya menjadi kering, sulit, serta membosankan.Apabila siswa mulai bosan dengan pelajaran yang disajikan, kemungkinan besar siswa tersebut tidak akan menyukai pelajaran yang diberikan, akibatnya siswa jadi malas atau enggan untuk belajar.