// <![CDATA[PENDEKATAN TEORI RELATIVE HUMIDITY PADA SISTEM TATA PAMER MUSEUM TEKSTIL DI JAKARTA]]> Drs. Aing R. Nayadilaga, M.T. Dosen Pembimbing 2 Nicoulaus Aji KRU.,M.Ds Dosen Pembimbing 1 Yarra Fitri Azizah / 312016010 Penulis
Tekstil merupakan salah satu warisan yang kaya akan budaya Indonesia, hal ini dibuktikan dengan beragamnya metode yang digunakan untuk membuat salah satu jenis tekstil sesuai asal daerahnya. Selain digunakan sebagai bahan utama sandang, tekstil di Indonesia juga digunakan sebagai objek ritual atau seremonial. Museum Tekstil Jakarta dibuat sebagai sarana yang melestarikan warisan tekstil dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat guna meningkatkan taraf kesadaran masyarakat akan budaya tekstil. Koleksi tekstil yang berbahan utama organik memiliki kecenderungan mudah rusak karena beberapa faktor, salah satunya faktor eksternal berupa kelembaban (humidity). Dengan menyesuaikan pengkondisian relative humidity melalui sistem tata pamer (display) pada museum, dapat mencegah kerusakan pada tekstil. Kata kunci: tekstil, museum, system tata pamer