PENERAPAN KONSEP BIOPHILIC PADA DESAIN INTERIOR PUSAT PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAWA BARAT DI BANDUNG
Permainan tradisional semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena kemajuan teknologi yang sangat pesat karena banyak bermunculan media gadget sebagai sarana bermain. Pembangunan yang pesat sehingga mengikis lahan bagi anak-anak untuk bermain, serta kekhawatiran orang tua akan keamanan dan keselamatan anak saat bermain di ruang terbuka membuat anak menjadi sulit untuk mengenal mainan tradisional. Dibalik fenomena memudarnya eksistensi permainan tradisional, masih ada pihak-pihak yang berupaya untuk berperan dalam pelestariannya yakni Komunitas Hong yang bertujuan untuk menghidupkan kembali minat dan apresiasi anak untuk mengenal, kemudian mempelajari dan memainkan permainan tradisional. Pusat Permainan Tradisional Anak Hong merupakan fasilitas bagi masyarakat untuk mengenal, belajar, memainkan, dan turut berupaya dalam pelestarian permainan tradisional sebagai salah satu warisan budaya bangsa dengan bentuk yang lebih mudah diterima oleh masyarakat modern.
Kata Kunci : Permainan Tradisional, Mainan Tradisional, Komunitas Hong, Pelestarian Budaya
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).PENERAPAN KONSEP BIOPHILIC PADA DESAIN INTERIOR PUSAT PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAWA BARAT DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.PENERAPAN KONSEP BIOPHILIC PADA DESAIN INTERIOR PUSAT PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAWA BARAT DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2020.Text
MLA Style
.PENERAPAN KONSEP BIOPHILIC PADA DESAIN INTERIOR PUSAT PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAWA BARAT DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2020.Text
Turabian Style
.PENERAPAN KONSEP BIOPHILIC PADA DESAIN INTERIOR PUSAT PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAWA BARAT DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2020.Text