PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA GUNUNGAPI GALUNGGUNG DENGAN METODE NETWORK ANALYST
Gunungapi Galunggung di tahun 2012 dinaikkan level bahaya dari normal (level 1) menjadi waspada (level 2) dan di tahun 2019 diprediksi kembali aktif, meskipun statusnya masih dalam level normal. Berbagai perubahan lahan dan kependudukan di wilayah tersebut pun mengalami peningkatan yang berarti. Perubahan ini akan mempengaruhi perencanaan mitigasi terhadap terjadinya erupsi Gunung api Galungung, salah satunya dengan membuat jalur evakuasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis rute evakuasi dan darurat di area tersebut dengan metode network analyst. Hasil penentuan rute tersebut menunjukkan terdapat 15 jalur evakuasi berdasarkan titik kumpul sebanyak 12 lokasi dan titik evakusi sebanyak 5 lokasi.
Berdasarkan jalur tersebut rute terjauh 14,79 km dan waktu tempuh 19,7 menit, sedangkan jalur terdekat berjarak 5,12 km dan waktu tempuh 8,8 menit. Hasil rute darurat (RD) terbagi 22 jalur, berdasarkan titik kumpul 12 lokasi dan titik evakusi 5 lokasi sebagai titik awal dan menuju tujuan akhir di Rumah Sakit (6 titik) dan Klinik Pengobatan 24 jam (3 titik). Hasil penentuan rute ini dapat dipergunakan sebagai masukan pemerintah sempat dalam mempersiapkan kondisi bahaya bencana Gunungapi Galunggung.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA GUNUNGAPI GALUNGGUNG DENGAN METODE NETWORK ANALYST ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA GUNUNGAPI GALUNGGUNG DENGAN METODE NETWORK ANALYST ().Teknik Geodesi:FTSP,2021.Text
MLA Style
.PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA GUNUNGAPI GALUNGGUNG DENGAN METODE NETWORK ANALYST ().Teknik Geodesi:FTSP,2021.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA GUNUNGAPI GALUNGGUNG DENGAN METODE NETWORK ANALYST ().Teknik Geodesi:FTSP,2021.Text