// <![CDATA[DAYA DUKUNG DAN DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS JASA EKOSISTEM DI KAWASAN CEKUNGAN BANDUNG]]> 0419116601 - Ir. Yanti Budiyantini, M.Dev.Plg. Dosen Pembimbing 1 RAFIQUL WAJDI/242014088 Penulis
Daya dukung dan daya tampung lingkungan merupakan bagian dari dasar pertimbangan dalam perencanaan tata ruang. Fenomena degradasi lingkungan sudah menjadi isu global di Indonesia, selain itu kebutuhan daya dukung dan daya tampung lingkungan juga sangat mendesak. Penentuan daya dukung dan daya tampung lingkungan melalui pendekatan berbasis jasa ekosistem yang dikembangkan Millenium Ecosystem Assesment (MEA). Perlunya daya dukung dan daya tampung lingkungan yang terintegrasi dengan tata ruang wilayah dapat mewujudkan rencana tata ruang yang ideal. Kawasan Cekungan Bandung merupakan kawasan yang sangat strategis, berdasarkan Perpres No. 45 Tahun 2018 merupakan Kawasan Strategis Nasional. Tentunya akan banyak pembangunan yang terjadi dan meningkatnya jumlah penduduk, hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan daya dukung dan daya tampung lingkungan sehingga dampak negatif terhadap lingkungan muncul. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kesesuaian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup berbasis jasa ekosistem dengan rencana pola ruang di Kawasan Cekungan Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif untuk memperoleh data yang berbentuk angka dengan pendekatan keruangan untuk menyusunan peta daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup berbasis jasa ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Cekungan Bandung berada pada kemampuan jasa ekosistem yang tinggi, terutama di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Rencana pola ruang berdasarkan zona budidaya sebagian besar sudah sesuai, karena rencana zona terbangun berada pada kemampuan jasa ekosistem yang rendah sehingga tidak mengganggu kinerja jasa ekosistem tersebut.