// <![CDATA[ANALISIS PENGEMBANGAN SITU LEMBANG DANO DESA CIPADA KECAMATAN CIKALONG WETAN]]> Akhmad Setiobudi, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 DEWI KURNIAWANTI/242016045 Penulis
Pemerintah tidak akan mencapai pembangunan secara maksimal jika tidak melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Pemerintah tidak lagi menerapkan pembangunan Top Down, tetapi akan menerapkan pembangunan Bottom Up yang dimana usulan berasal dari masyarakat dapat menjadi masukan dalam pembangunan wilayah. Maka diperlukannya pendekatan dengan merumuskan perencanaan serta kebijakan di daerah pedesaan dengan melibatkan masyarakat seefektif mungkin dalam proses perencanaan,penerapan,pengawasan hingga menikmati hasil pembangunan tersebut, maka menggunakan pendekatan participatory rural appraisal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan wisata Situ Lembang Dano dengan menghadirkan fasilitas dan atraksi yang dapat mendukung dan meningkatkan kawasan Situ Lembang Dano sebagai tempat rekreasi dengan mempertimbangkan pendekatan Participatory Rural Appraisal dan studi literatur . Lokasi penelitian berada di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan dilakukan wawancara dan membandingkan literatur dan standar kebutuhan sarana dan prasarana pariwisata. Hasil penelitian menjelaskan potensi wisata Situ Lembang Dano yaitu keindahan alam dengan udara yang segar di bawah kaki Gunung Burangrang.Jarak yang ditempuh menuju Situ Lembang Dano yaitu 14 km dengan beberapa pilihan moda transportasi seperti kereta api, angkutan desa dengan kondisi jalan masuk menuju Situ Lembang Dano rusak berbatuan.Masih kurang nya sarana dan prasarana yang ada,maka dibutuhkan pengembangan sarana prasarana wisata untuk menarik wisatawan datang.Pada kegiatan harian masyarakat yang membuang limbah sembarang menyebabkan tercemarnya air situ dan estetika lingkungan.