// <![CDATA[PERBANDINGAN ASPEK FISIK JALUR PEDESTRIAN DAN TINGKAT KEPUASAN BERDASARKAN PERSEPSI PEJALAN KAKI SETELAH REVITALISASI DI KORIDOR JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA BANDUNG (Studi Kasus:]]> Zulfadly Urufi, S.T., M.Eng Dosen Pembimbing 1 Rizal Hidayat/242016056 Penulis
Pada tahun 2016 Kota Bandung melakukan revitalisasi jalur pejalan kaki pada Jalan Jenderal Sudirman. Revitalisasi jalur pejalan kaki diutamakan karena jalur pejalan kaki merupakan ruang publik yang paling mendasar untuk mempermudah perpindahan pejalan kaki dari satu tempat ketempat lain. Revitalisasi jalur pejalan kaki di koridor Jalan Jenderal Sudirman ini dilakukan karena kondisi jalur yang sudah kurang memadai, salah satu contohnya tidak tersedianya jalur bagi penyandang disabilitas dan permukaan trotoar yang sudah terlepas. Hal tersebut guna menyediakan pedestrian bagi pejalan kaki dan menumbuhkan minat berjalan kaki. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbandingan aspek fisik sebelum dan setelah revitalisasi berdasarkan pedoman Permen PU No.3 Tahun 2014 dan perbandingan tingkat kepuasan berdasarkan persepsi pejalan kaki sebelum dan setelah revitalisasi pedestrian pada koridor Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi dan kuesioner, pengukuran perbandingan aspek fisik sebelum dan setelah revitalisasi menggunakan skala guttman dengan klasifikasi “Ketersediaan” dan “ Kesesuaian”, dan pengukuran tingkat kepuasan menggunakan kuesioner dengan instrument penelitian skala likert dengan klasifikasi “Tidak Puas”, “Kurang Puas”, “Cukup Puas”, “Puas”, “Sangat Puas”. Hasil dari penelitian ini menunjukan aspek fisik setelah revitalisasi secara keseluruhan meningkat dari sebelum revitalisasi dengan persentase 47% dan setelah revitalisasi menjadi 79,4%, dan tingkat kepuasan pengguna pedestrian meningkat dari persentase sebelum revitalisasi yaitu 38,9% dan setelah revitalisasi menjadi 67,9%. Hal ini menunjukan bahwa kondisi fisik setelah revitalisasi lebih baik dari sebelum revitalisasi dan tingkat kepuasan pengguna pedestrian meningkat setelah revitalisasi.