EDUKASI EKOLOGI GAJAH KEPADA MASYARAKAT SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS MELALUI BUKU ILUSTRASI
Gajah Sumatera selain salah satu jenis hewan yang terancam punah, merupakan „spesies payung‟ bagi habitatnya dan mewakili keragaman hayati di dalam ekosistem yang kompleks tempatnya hidup. Artinya konservasi satwa besar ini akan membantu mempertahankan keragaman hayati dan integritas ekologi dalam ekosistemnya, sehingga akhirnya ikut menyelamatkan berbagai spesies kecil lainnya. Maka dari itu pernyataan masyarakat mengenai gajah adalah “hama” tidak di benarkan. Intensitas konflik yang terjadi antara gajah dan masyarakat berawal dengan adanya pengurangan lahan habitat yang dijadikan perkebunan monokultur seperti singkong dan jagung menggusur habitat gajah sumatra menyebabkan gajah terjebak dalam blok-blok kecil hutan yang tidak cukup untuk menyokong kehidupan gajah untuk jangka panjang sedangkan gajah membutuhkan ruang lingkup yang luas dan memiliki jalur gajah yang tidak dapat diganggu gugat.Kurangnya rasa kepedulian masyarakat terhadap ruang lingkup menyebabkan konflik yang tidak berkesudaan, maka dengan adanya referensi secara ilmiah sebagai tambahan ilmu yang diberikan kepada masyarakat untuk masyarakat agar membentuk pola pikir dan pemahaman sehingga dapat memunculkan rasa peduli.
Kata kunci: Gajah, Ekologi,Habitat,Ruang Lingkup,Kepedulian,Konflik
Detail Information
Citation
APA Style
. (2020).EDUKASI EKOLOGI GAJAH KEPADA MASYARAKAT SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.EDUKASI EKOLOGI GAJAH KEPADA MASYARAKAT SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2020.Text
MLA Style
.EDUKASI EKOLOGI GAJAH KEPADA MASYARAKAT SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2020.Text
Turabian Style
.EDUKASI EKOLOGI GAJAH KEPADA MASYARAKAT SEKITAR TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2020.Text