// <![CDATA[MENGANGKAT UNSUR BUDAYA DALAM INTERIOR MODERN, STUDI KASUS PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DI JAKARTA]]> 0417125601 - Taufan Hidjaz, Drs,,M.Sn Dosen Pembimbing 1 Isha Yoga Bangkit Réformanto/312016165 Penulis Anastasha Oktavia S. Zein, M.Ds. Dosen Pembimbing 2
Perpustakaan sebagai sarana informasi dan institusi pengelola karya tulis, cetak, dan rekam merupakan fasilitas yang banyak dikunjungi oleh pustakawan dari berbagai negara maupun masyarakat umum. Dimana pada tiap negara memiliki Perpustakaan Nasional yang merupakan lembaga kepustakaan yang memfasilitasi kebutuhan pengguna dan mengkonservasi karya tulis, cetak, dan rekam di negara tersebut. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia adalah fasilitas prima yang merupakan citra khazanah keilmuan Republik Indonesia. Sebagai lembaga kepustakaan nasional dan wajah akademis Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia harus menjadi fasilitas yang informatif. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan gedung baru yang butuh banyak pembaruan seiring bertambahnya jumlah pengunjung dan meningkatnya permintaan buku. Dikarenakan merupakan gedung baru maka ada beberapa area yang bisa dioptimalkan kembali sarana dan prasarananya agar konfigurasi ruang dapat lebih optimal. Pendekatannya adalah melalui reinterpretasi desain interior dengan penerapan tema ‘Khazanah Budaya Indonesia’ yang diambil dari misi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yaitu ‘Terwujudnya perpustakaan sebagai pelestari khazanah budaya bangsa’. Dan dipadukan dengan gaya ‘Modern’ yang berkaitan dengan gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang mengusung gaya modernisme. Dengan tujuan mewujudkan misi tersebut dan mengoptimalkan efisiensi ruang, maka pembahasan yang akan dilakukan adalah Mengangkat Unsur Budaya dalam Interior Modern, Studi Kasus Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta.