// <![CDATA[PENERAPAN PRINSIP BUDAYA SUNDA PADA KONSEP INTERIOR GEDUNG PENGADILAN TINGGI JAWA BARAT DI BANDUNG]]> 0417046001 - Ibrahim Hermawan, Drs., M.Sn. Dosen Pembimbing 1 Soetrisno, Drs., B.E Dosen Pembimbing 2 Ibnu Elkayyis Arrozi/312016137 Penulis
Pengadilan Tinggi Jawa Barat merupakan lembaga hukum tingkat banding. Berperan sebagai wajah hukum wilayah provinsi dan hierarki lembaga berada di bawah Mahkamah Agung. Pengadilan Tinggi memiliki identitas khas pada kondisi Arsitektur dan Interior yang mampu membentuk pandangan umum mengenai kedudukannya lewat sebuah bangunan. Sebagai simbol kedaulatan hukum wilayah provinsi, penggunaan unsur budaya setempat merupakan pilihan yang sesuai untuk upaya melestarikan dan menyiarkan kebudayaan. Melalui desain interior, budaya merupakan bagian yang berperan penting sebagai identitas suatu wilayah. Sebagai stimulus pada interikasi antara ruang dan psikologis pengguna ruang, budaya setempat menimbulkan persepsi dan citra khusus terhadap suatu ruangan. Citra monumental pada gedung pengadilan dinilai mampu menegaskan peran dan posisi sebuah lembaga hukum kepada masyarakat, khususnya pengunjung gedung. Pengadilan Tinggi Jawa Barat yang terletak Di Bandung saat ini belum menerapkan unsur budaya lokal pada setiap elemen interiornya. Presentasi kegiatan di Pengadilan Tinggi terletak pada lobby, ruang sidang, dan kantor pejabat hukum. Penguatan unsur budaya dan citra monumental dapat disematkan pada elemen interior ketiga area tersebut. Menentukan seperti apa suasana dan kondisi ruang, elemen interior disusun oleh bentuk, warna, dan material. Prinsip Budaya Sunda diangkat melalui simbol, motif, dan warna yang diejawantahkan lewat struktur dan material yang aktual. Paduan budaya tradisional dan perkembangan material saat ini menjadi suatu kebaruan dalam karakter elemen interior. Elemen ini sebagai pendukung aktivitas pegawai dan pengunjung gedung dalam kegiatan fisik maupun psikologis. Keadaan ini berpengaruh pada pembangunan suasana ruang dan interpretasi pengunjung terhadap keadaan interior gedung pengadilan. Upaya memaksimalkan peran Budaya Sunda dan citra monumental pada Pengadilan Tinggi ditekankan agar Provinsi Jawa Barat memiliki wajah hukum yang khas. Pembahasan ini ini diharapkan mampu menjadi rasio dalam membuat kondisi interior sebuah gedung pengadilan tinggi, sebagai pengarah suasana, pendukung aktivitas fisik, dan psikologis pengunjung dalam membangun citra sebuah institusi hukum dengan budaya yang relevan.