// <![CDATA[RANCANGAN BOTANICAL GARDEN PARAHYANGAN DENGAN PENDEKATAN METAFORA DALAM PEGUNUNGAN]]> 0420097702 - Eggi Septiantio, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 REVA REGINA GARNIDA / 212015048 Penulis
Dari tahun ketahun kota bandung mengalami penurunan lahan hijau, dikarenakan semakin banyaknya pembangunan bangunan tinggi dan pembakaran hutan untuk dijadikan area komersil. Berkurangnya lahan penghijauan yang ada di kota bandung, menyebabkan meningkatnya polusi yang berdampak kepada makhluk hidup disekitarnya, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk melestarikan tanaman- tanaman yang ada, baik di pegunungan, maupun diperkotaan. Diadakannya pengolahan kawasan hijau seperti taman botani atau kebun raya mampu mengembalikan lahan hijau yang sudah berkurang, yang nantinya tanaman atau lahan tersebut bisa dimanfaatkan kembali untuk mengurangi polusi yang ada. Botanical Garden Parahyangan merupakan proyek taman botani yang memanfaatkan lahan hijau di daerah kota baru parahyangan, Bandung barat sebagai tempat wisata pelestarian tanaman hijau dengan mengambil unsur tema ‘metafora didalam pegunungan’. Metafora dalam pegunungan merupakan penggambaran manusia yang sedang merasakan ketenangan, kenyamanan dan kesejukan saat berada saat memasuki pegunungan. Desain perancangan akan berpacu terhadap tema perancangannya yaitu arsitektur ‘Metafora dalam pegunungan’, dengan cara mengimplementasikan tema tersebut terhadap bentuk lanskap, desain arsitektural, hingga elemen pendukung lainnya Kata kunci: Lahan hijau, Metafota dalam pegunungan, Taman Botani.