PERANCANGAN PARAHYANGAN AVENUE MALL DENGAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK
Kota Bandung, selain dikenal dengan julukan Paris Van Java, juga dikenal sebagai "kota surge belanja " sehingga mempengaruhi adanya peningkatan peluang bisnis di bidang komersil, salah satunya adalah pusat perbelanjaan. Seiring dengan berjalannya waktu, aktivitas masyarakat mengalami pergeseran ke kawasan sub-urban sehingga dinilai perlu adanya fasilitas komersil berupa pusat perbelanjaan di kawasan tersebut, salah satunya Kota Baru Parahyangan. Pusat perbelanjaan, selain berfimgsi sebagai sarana untuk berbelanja, juga berfungsi sebagai sarana berkumpul, hiburan, hingga rekreasi. Namun, di masa pandemi aktivitas menjadi terbatas sehingga harus menerapkan adaptasi kebiasaan baru, seperti menjaga jarak, mengurangi kontak jisik baik itu antar manusia maupun dengan benda yang digunakan orang banyak, memakai masker, dan mencuci Iangan. Desain biofilik merupakan sebuah pendekatan rancangan arsitektur yang menggunakan a/am sebagai media pendekatan utama. Pada bangunan pusat perbelanjaan, desain biojilik diterapkan dengan harapan dapat menghadirkan unsur-unsur a/am ke dalam bangunan sebagai elemen fasad, interior, dan eksterior untuk meningkatkan kesejahteraan manusia yang membutuhkan a/am ke dalam kehidupannya, terutama di masa-masa pandemi dan adaptasi kebiasaan baru seperli sekarang.
Kata kunci: mall, arsitektur biofilik, adaptasi kebiasaan baru
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).PERANCANGAN PARAHYANGAN AVENUE MALL DENGAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN PARAHYANGAN AVENUE MALL DENGAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2021.Text
MLA Style
.PERANCANGAN PARAHYANGAN AVENUE MALL DENGAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2021.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN PARAHYANGAN AVENUE MALL DENGAN PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2021.Text