// <![CDATA[PERANCANGAN PARAHYANGAN PARLOR SHOPPING CENTER DENGAN PENDEKATAN ANALOGI LINGUISTIK EKSPRESIONIS]]> Irfan Sabarilah Hasim, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 AIDIL AKBAR SYAHRAINI/ 212016119 Penulis
Kota Baru Parahyangan terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat memiliki beberapa fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekitar, akan tetapi dinilai masih kurang untuk mewadahi beragam kegiatan lifestyle. Dengan adanya pusat perbelanjaan dan penunjang aktivitas lainnya diharapkan dapat meningkatkan daya tarik masyarakat Kota Bandung dan luar Kota Bandung untuk berkunjung ke Kota Baru Parahyangan. Perancangan bangunan shopping center ini menggunakan tema Analogi linguistic, yaitu sebuah tema yang menganut pandangan bahwa bangunan dimaksudkan untuk menyampaikan informasi kepada pengamat. Dalam arsitektur analogi linguistik artinya ‘bahasa’ yang dianalogikan ke dalam arsitektur sebagai suatu sarana untuk memahami arsitektur. Penerapan tema Analogi Linguistik Ekspresionis dilakukan dengan pendekatan merancang bangunan yang mengekspresikan nilai-nilai “Soméah Hade ka Sémah” yang merupakan filosofi hidup Suku Sunda, Soméah mencerminkan pribadi terbuka, mudah bergaul dan menerima orang lain. Shopping Mall sendiri dianalogikan sebagai tuan rumah yang bersikap “Soméah” kepada tamunya. Perancangan Shopping Mall mengadopsi dan juga mengekspresikan sikap “Soméah”, yang di-implementasi-kan kepada bentuk bangunan, dimana bentuk bangunan dirancang dinamis dan juga menyambut node jalan yang memberikan kesan mudah bergaul dan menerima orang lain. Bangunan juga dirancang terbuka dengan adanya roof garden yang bisa dilihat langsung dari jalan, memberikan kesan keterbukaan, senada dengan nilai-nilai “Soméah”.