// <![CDATA[PARAHYANGAN SHOPPING CENTER DENGAN MENERAPKAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK TERHADAP KENYAMANAN TERMAL]]> 0410087101 - Nur Laeli Hajati, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 MADE DHAMMA VARO / 21 2017 047 Penulis
Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang berstatus sebagai ibu Kota Provinsi Jawa Barat dan sering dijadikan sebagai destinasi masyarakat Indonesia. Hal ini terjadi karena tersedianya berbagai fasilitas seperti tempat untuk bermukim, kawasan untuk berlibur/ berwisata, hingga fasilitas untuk bekerja. Hal ini dapat diproyeksikan bahwa Kota Bandung akan terus mengalami kenaikan jumlah penduduk setiap tahunnya, dan pertumbuhan bangunan yang tidak mempertimbangkan faktor kondisi alam menyebabkan munculnya potensi penurunan kualitas lingkungan hidup yang disebabkan oleh konsumsi energi bangunan mengakibatkan menipisnya sumber daya alam. Hal ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya desain arsitektur berbasis kondisi alam dan iklim setempat. Perancangan bangunan mal yang akan diangkat yaitu Perancangan Pusat Perbelanjaan dengan Pendekatan Gaya Arsitektur Bioklimatik dalam Penerapan Era New Normal di Kota Baru Parahyangan. Arsitektur Bioklimatik yang diterapkan berupa orientasi bukaan, dan pelindung matahari yang mempertimbangkan hubungan antara bentuk arsitektur dengan potensi dan kendala dari iklim dan cuaca daerah tersebut. Kata kunci: Arsitektur Bioklimatik, Pusat Perbelanjaan