<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1309">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERANCANGAN ULANG SISTEM IDENTITAS DAN STRATEGI PROMOSI ONLINE JEMBER FASHION CARNAVAL]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adrianto Wibowo, S.Ds</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hendro Prayitno, S.Sn</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anton Rijal Fikar /332008019</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2012]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Jember Fashion Carnaval adalah sebuah parade atau pagelaran adibusana (haute couture) yang dilakukan di jalanan kota Jember, sebuah catwalk terpanjang di dunia yaitu sepanjang 3,6 km dan ditonton oleh puluhan ribu orang dari berbagai belahan dunia. Salah satu keunikan dari Jember Fashion Carnaval yakni, pagelaran busana ini lahir dari sebuah kota yang sebelumnya bukan merupakan sebuah kota yang penduduknya fashionable, mereka adalah orang-orang biasa dan sederhana yang tadinya tak memiliki mimpi untuk bisa memberikan ide-ide kreatif yang ternyata spektakuler dalam hal merancang busana dan bahkan mereka diharuskan membawa rancangan busananya sendiri dengan menjadi modelnya hingga dapat membanggakan lewat pawai JFC.
Setelah 10 tahun berjalan, Jember Fashion Carnaval telah mencatat berbagai prestasi-prestasi skala nasional dan internasional yang sangat membanggakan daerah asalnya, yaitu kota Jember. Hal yang berdampak pula pada perkembangan karnaval-karnaval dari daerah dan kota lain di Indonesia. Hingga kemudian mulailah bermunculan di kota-kota lain karnaval sejenis semisal Banyuwangi Ethno Carnival atau Solo Batik Carnival yang juga mengusung tema parade adibusana. Namun, meski mengusung konsep yang berbeda dengan JFC, unsur kesamaan karnaval-karnaval itu pun tak bisa dihindarkan dalam konteks kompetitor secara langsung. Jember Fashion Carnaval membutuhkan poin diferensiasi yang akan membedakan antara karnaval adibusana yang satu dengan yang lainnya. Kegiatan memberikan nilai diferensiasi akan sebuah citra dapat disebut sebagai sebuah proses branding.
Semakin baik persepsi yang diterima oleh konsumen terhadap sebuah brand, maka akan semakin baik pulalah pengaruh dan citra yang didapatkan dari brand tersebut. Berdasarkan eratnya kaitan antara brand dengan sisi emosional konsumen maka dalam perancangan sistem identitas sebagai bagian dari proses branding Jember Fashion Carnaval ini menggunakan metode/pendekatan eksplorasi. Metode/pendekatan eksplorasi ini memanfaatkan fenomena yang terjadi dengan melihat langsung ke lapangan, meninjau pendapat masyarakat sebagai konsumen, lalu menilainya secara objektif.
Hingga pada akhirnya hasil yang diharapkan dari proses perancangan ini antara lain adalah memberikan nilai diferensiasi pada Jember Fashion Carnaval sebagai karnaval adibusana yang bertaraf internasional dibandingkan dengan karnaval sejenis dan juga membentuk sistem identitas yang konsisten agar berdampak pada kepercayaan konsumen terhadap brand Jember Fashion Carnaval. Karena pada dasarnya, membangun kepercayaan adalah tujuan fundamental dari proses perancangan brand. Kepercayaan adalah batu pondasi sistem branding yang modern</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Jember Fashion Carnaval]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Redesign]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Brand]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Sistem Identitas]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20120101]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[284DKV/12]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[284DKV/12]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[284DKV/12]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16610" url="" path="/332008019_284DKV.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERANCANGAN ULANG SISTEM IDENTITAS DAN STRATEGI PROMOSI ONLINE JEMBER FASHION CARNAVAL]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1309]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 11:31:41]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>