PERENCANAAN GEDUNG KONVENSI DAN EKSIBISI DI KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR
Gedung konvensi dan eksibisi adalah sebuah sarana yang menjadi salah satu syarat pada suatu kota yang secara umum memiliki beberapa fungsi yang memadukan fungsi kegiatan konvensi dan eksibisi. Basuki Abdullah Convention Centre merupakan sebuah gedung dengan fumgsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan konvensi dan eksibis yang berada di kawasan Kota Baru Parahyangam yang dimana cukup strategis untuk mengembangkan bisnis, sehingga proyek gedung konvensi dan eksibisi ini memiliki potensi yang menjanjikan. Konsep arsitektur neo vernakular diterapkan dalam desain ini, sebuah konsep yang dimana prinsip-prinsip yang berasal dari kebudayaan yang berkembang di masyarakat setempat. Bertujuan untuk dapat mengangkat nilai-nilai kebudayaan tradisional asli Indonesia,, dan memilih vernakular Budaya Sunda dan Jawa yang menjadi pendekatan dalam merencanakan desain ini Kedua budaya ini memiliki prinsip tersendiri dalam perancangan dan akan dikombinasikan dalam desain ini seperti konfigurasi ruang, bentuk atap,dan juga pemakaian unsur tradisional lainnya yaitu motif batik. Motif Batik Kawung dan Batik Megamendung akan menghiasi gedung.
Kata kunci: konvensi, eksibisi, vernakular sunda, vernakular jawa
Detail Information
Citation
APA Style
. (2021).PERENCANAAN GEDUNG KONVENSI DAN EKSIBISI DI KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERENCANAAN GEDUNG KONVENSI DAN EKSIBISI DI KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR ().Arsitektur:FAD,2021.Text
MLA Style
.PERENCANAAN GEDUNG KONVENSI DAN EKSIBISI DI KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR ().Arsitektur:FAD,2021.Text
Turabian Style
.PERENCANAAN GEDUNG KONVENSI DAN EKSIBISI DI KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR ().Arsitektur:FAD,2021.Text